NGERASAIN MUDIK SEJAK KULIAH
Ngerasain Mudik Sejak Kuliah
Dulu, hanya lihat di TV ada sponsor mudik lebaran. Juga, lihat di berita arus kemacetan jalan raya karena banyak orang yang mudik. Sebenarnya dulu tak paham apa itu mudik. Dibarengi bertumbuhnya usia, kemudian tahu kalau mudik itu pulang kampung untuk atau di saat momen lebaran. Dan pikir saya saat masih belum merantau, kalau saya mudik, harus mudik ke mana, orang Ayah dan Ibu satu kecamatan cuma beda desa saja.
Sejak kuliah ke Surabaya lah saya merasakan sendiri, apa itu mudik. Tahun pertama kuliah pada tahun 2017, saya mudik bersama Inayah dan Luluk. Mereka adalah teman seasrama saya yang juga berasal dari Sumenep. Waktu itu kami mudiknya langsung dijemput oleh keluarga Inayah dengan mobilnya.
Di tahun kedua kuliah pada tahun 2018, saya mudik sendiri naik bus dari terminal Bungurasih. Tapi, saya dari asrama barengan dengan Ustadzah Fitri dan Mbak Khoir. Ustadzah Fitri adalah pengurus senior atau Dewan Mahasantri di asrama. Sedangkan Mbak Khoir adalah pengurus seangkatan dengan saya di asrama. Sesampainya di terminal Bungurasih, kami menuju tujuan masing-masing untuk pulang kampung. Ustadzah Fitri ke Jombang, Mbak Khoir ke Bojonegoro, dan saya ke Sumenep Madura. Ini adalah pengalaman pertama kalinya saya naik bus dari dalam Bungurasih dan naik eskalatornya. Wkwkwk. Dari dulu kalau mau pulang kampung pasti hanya langsung nunggu di pintu keluarnya bus.
Tahun ketiga kuliah pada tahun 2019, saya mudik bareng Ustadzah Mila. Beliau adalah musyrifah di asrama. Kami naik bus dari terminal Bungurasih. Lalu, kami berpisah di kawasan Tanah Merah Bangkalan. Karena rumah Ustadzah Mila di daerah ini.
Dan pada tahun keempat di tahun 2020, kepulangan saya ke kampung halaman tidak bernama mudik lebaran. Tetapi pulang kampung lebih awal karena berhadapan dengan kondisi covid-19. Saya pun pulangnya juga sendirian naik bus. Tidak berbarengan dengan siapa pun dari asrama.
Doa terbesar saya, semoga covid-19 segera berlalu dan keadaan pun kembali pulih seperti semula. Semoga diri saya ini juga pandai mengambil hikmah. Serta semoga keadaan kembali membaik dan normal lagi.
Sumenep | 16 Juni 2020







Pasti seneng banget ya mba waktu pertama kali mudik. Karena kangen kampung halaman. Saya jadi inget pertama kali mudik dulu waktu merantau ke Malang. :D
ReplyDeleteIya, pulang kampung menjadi momen yang paling ditunggu ketika ada di tanah rantau. Heheh.
Delete