HADIAH UNTUK DIRI SENDIRI: 27 DOA, HARAPAN, DAN IMPIAN DI USIA 27 TAHUN

                   Hadiah untuk Diri Sendiri: 27 Doa, Harapan, dan Impian di Usia 27 Tahun

Pada tanggal 5 April 2025, usia saya genap 27 tahun. Seperempat abad lebih dua. Angka yang membawa saya pada perenungan panjang: apa saja yang telah saya jalani selama ini, dan apa saja yang masih saya impikan. Maka, tulisan ini saya hadiahkan untuk diri saya sendiri. Sebagai pengingat. Sebagai catatan hati. Dan semoga menjadi saksi atas segala doa-doa yang saya panjatkan.

Di usia ke-27 ini, saya ingin menuliskan 27 hal yang menjadi doa, harapan, dan impian saya. Hal-hal yang kadang hanya saya simpan dalam hati atau terucap dalam lirih doa selepas shalat. Hari ini, saya ingin menuliskannya. Menyusunnya menjadi paragraf-paragraf yang sederhana, namun penuh harap. Semoga Allah meridhoi semuanya. Aamiin.

Pertama, saya berharap dapat menjadi pribadi yang semakin dekat kepada Allah. Tidak hanya ketika dalam kesulitan, namun juga di saat lapang. Saya harus selalu menjadikan-Nya tempat bergantung pertama dan terakhir, menjalankan ibadah dengan konsisten, menjauhi maksiat dengan kesadaran penuh, serta menjaga hati agar senantiasa dalam lingkaran ketaatan.

Kedua, saya ingin selalu berada dalam perlindungan dan kasih sayang Allah. Diberi rahmat dan ampunan-Nya setiap hari. Dijaga dari hal-hal buruk yang tak terlihat dan dituntun untuk selalu memilih jalan yang benar. Semoga Allah tidak pernah meninggalkan saya, meski saya seringkali lalai.

Ketiga, semoga Allah selalu melindungi saya dari godaan setan, iblis, makhluk ghaib yang jahat, sihir, santet, dan ilmu hitam yang berniat mencelakai. Saya hanya bisa memohon lindungan kepada Allah, Dzat yang Maha Kuasa atas segalanya. Semoga Allah memberikan keselamatan untuk saya di dunia dan di akhirat.

Keempat, saya sangat berharap dapat menjadi tamu Allah di tanah suci. Bisa melaksanakan ibadah umroh dalam waktu dekat. Dan kelak, semoga Allah memberikan rezeki serta kesempatan untuk menunaikan ibadah haji bersama suami, ibu, dan anak-anak saya. Ibadah yang menjadi cita-cita seumur hidup.

Kelima, semoga kelask saya mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Saya ingin terus mengingat beliau, meneladani akhlaknya, dan memperbanyak shalawat dengan konsisten. Semoga kelak, di akhirat, saya bisa berada dekat dengan beliau.

Keenam, semoga Allah mempertemukan dan mengumpulkan kembali saya dengan Ayah, Ibu, suami, anak-anak, dan cucu-cucu saya di akhirat kelak. Tanpa perpisahan. Tanpa air mata.

Ketujuh, saya ingin benar-benar dikaruniai oleh Allah seorang suami yang sangat baik. Yang mencintai dan menyayangi saya dengan tulus. Yang tidak pernah mengkhianati dan setia menjadikan saya satu-satunya istrinya, dari dunia hingga akhirat.

Kedelapan, semoga Allah membantu saya untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, serta menjadi istri yang taat dan mendukung suami. Saya ingin menghindari kedurhakaan dalam bentuk apa pun, baik yang saya sadari maupun yang tidak.

Kesembilan, semoga saya terus diberikan pemahaman dalam ilmu pengetahuan dan agama. Memiliki akhlak yang baik, dan mampu memuliakan orang tua, suami, keluarga, serta orang-orang di sekitar saya dengan cara yang benar dan penuh kelembutan.

Kesepuluh, saya ingin dibersihkan dari kebodohan, kemalasan, dan hal-hal negatif yang bisa menyakiti orang lain. Saya ingin menjadi pribadi yang tidak menyusahkan, tetapi justru membawa manfaat.

Kesebelas, saya ingin menjadi lebih baik dalam setiap aspek kehidupan. Saya ingin melahirkan karya-karya yang bermanfaat, dan tidak pernah berhenti menulis hal-hal yang inspiratif, bermakna, dan menenangkan.

Keduabelas, semoga Allah memberikan saya jalan untuk meraih prestasi, memenangkan perlombaan, menjadi juara, atau terpilih dalam event kepenulisan dan keilmuan. Bukan untuk pamer, tapi sebagai bentuk syukur dan dedikasi atas ilmu yang saya pelajari.

Ketigabelas, semoga Allah selalu mengaruniakan rezeki yang halal, berkah, dan melimpah dari arah yang tidak saya sangka-sangka. Rezeki yang mencukupi, agar saya bisa berbagi lebih banyak kepada sesama.

Keempatbelas, saya berharap bisa meraih beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S3 di luar negeri. Negeri yang menjadi impian saya adalah UK atau Australia. Semoga Allah memudahkan prosesnya dan memberikan jalan untuk semua itu bisa terwujud.

Kelimabelas, semoga Allah membantu saya dalam belajar IELTS, hingga saya benar-benar paham, lancar dalam speaking, dan bisa mendapatkan skor minimal 7.5. Saya ingin percaya diri dan menguasai bahasa Inggris secara akademik maupun komunikatif.

Keenambelas, saya juga berharap bisa menyusun dan merampungkan proposal S3 dalam bahasa Inggris dalam waktu dekat, serta mendapat supervisor yang tepat. Supervisor yang baik, membimbing, dan segera meng-ACC proposal saya tanpa hambatan yang sulit.

Ketujuhbelas, semoga Allah selalu memberikan semangat juang yang kuat dan tak pernah padam dalam diri saya. Semangat untuk menjalani hidup dengan baik, dan semoga saya wafat dalam keadaan husnul khotimah, disertai iman dan islam.

Kedelapanbelas, semoga Allah menguatkan rasa percaya diri saya, agar saya bisa membangun sebuah komunitas literasi yang besar dan berdampak. Komunitas yang menghimpun banyak anak negeri untuk berkarya dan mencerdaskan bangsa.

Kesembilanbelas, semoga Allah memudahkan saya dalam urusan pernikahan. Semoga Allah menjadikan pernikahan saya sebagai keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Dikaruniai anak-anak yang shalih dan shalihah. Dikuatkan dalam suka dan duka bersama suami. Semoga tak ada perceraian yang menyakitkan, dan hanya maut yang memisahkan kami.

Keduapuluh, semoga Allah memberi saya rezeki yang melimpah sehingga saya bisa banyak berbagi kepada yang membutuhkan. Terutama kepada anak-anak yatim, kaum dhuafa, tetangga, dan guru-guru yang telah banyak berjasa dalam hidup saya.

Keduapuluh satu, saya ingin mengunjungi berbagai tempat indah di dunia. Melihat langsung ciptaan Allah yang begitu agung. Yang mana semoga perjalanan-perjalanan itu tak hanya memukau mata, tapi juga menyentuh hati, dan membuat saya semakin dekat kepada Allah.

Keduapuluh dua, semoga Allah selalu memberi saya kesehatan. Dijauhkan dari penyakit berat yang menyakitkan. Semoga Allah menjaga tubuh dan pikiran saya tetap kuat untuk beraktivitas dan beribadah.

Keduapuluh tiga, saya berharap bisnis digital product yang sedang saya rintis berkembang dengan baik. Banyak peminatnya, banyak yang membeli, dan menjadi salah satu sumber penghasilan halal dan berkah untuk kehidupan saya dan keluarga.

Keduapuluh empat, saya ingin terus mengembangkan skill public speaking saya. Agar bisa berbicara di depan banyak orang dengan percaya diri. Agar bisa menyampaikan ilmu dan pengalaman saya secara inspiratif dan membekas dalam hati para pendengar.

Keduapuluh lima, semoga Allah sellau menghilangkan rasa malas dalam diri saya dalam membaca Al-Qur’an. Sehingga saya bisa konsisten mengaji setiap hari. Semoga saya mampu mengkhatamkan Al-Qur’an berkali-kali selama hidup di dunia ini.

Keduapuluh enam, saya ingin menjadi manusia yang berhati baik, yang tidak sombong, tidak serakah, tidak menyakiti orang lain, dan tidak jahat. Saya ingin memiliki hati yang lapang dan ikhlas dalam segala hal.

Keduapuluh tujuh, semoga kelak Allah mengizinkan saya masuk ke surga-Nya. Walau saya tahu, saya masih jauh dari layak. Tapi saya berharap, dengan kasih sayang dan ampunan-Nya, saya diselamatkan dari api neraka. Karena saya tidak akan sanggup menanggung siksa-Nya.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin. Semoga Allah mengabulkan semua doa-doa, harapan, dan impian ini. Saya pun akan terus mengusahakannya dengan sebaik mungkin. Karena saya tahu, tidak ada satu pun yang benar-benar bisa saya capai, tanpa pertolongan dan belas kasih dari Allah.

Catatan Anak Perempuan

Surabaya | 12 April 2025

Comments