PENGALAMAN MAKAN DI HALAL BOSS BERSAMA MUWAJJIHAH: NASI MANDHI DAN BIRYANI KHAS TIMUR TENGAH

                                  Pengalaman Makan di Halal Boss Bersama Muwajjihah: 

                                          Nasi Mandhi dan Biryani Khas Timur Tengah

Setelah shalat Maghrib, saya bersama para Muwajjihah Ma’had Putri UIN Sunan Ampel Surabaya makan bersama di Halal Boss. Restoran ini terletak di dekat Maspion Square dan terkenal dengan hidangan khas Timur Tengahnya. Kami memutuskan untuk makan di sini karena selain belum pernah mencobanya, kami juga penasaran dengan cita rasa Nasi Mandhi dan Nasi Biryani yang menjadi bagian menu restoran ini.

Begitu masuk ke dalam restoran, kami langsung disambut dengan nuansa estetik yang khas Timur Tengah. Ornamen-ornamen di dinding, pencahayaan yang temaram. Meja dan tempat duduk kami berada di sebelah selatan, sebelumnya telah kami reservasi untuk 8 orang, yang mana di sini kami bisa berbincang-bincang dan berdiskusi.

Selain untuk makan bersama, pertemuan ini juga menjadi ajang musyawarah mengenai berbagai hal terkait asrama, mahasantri, serta program kegiatan selama bulan Ramadan di Ma’had Putri. Suasana diskusi dikonsep santai dengan diselingi canda tawa dan cerita ringan di antara kami.

Nasi Mandhi dengan potongan daging Ayam yang besar dan lembut, serta Nasi Biryani dengan ayam berbumbu khas Arab. Porsi nasi yang melimpah dan warna kuning keemasan dari rempah-rempahnya membuat hidangan ini terlihat semakin menggoda. Kami mulai menyantap makanan dengan penuh antusias, menikmati setiap suapan yang menghadirkan perpaduan rasa gurih, rempah yang kaya, serta tekstur daging yang empuk.

Makan bersama ini tidak hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang penuh makna. Kami merasa lebih akrab satu sama lain, merasakan sinergi yang lebih erat sebagai satu tim yang memiliki visi dan tanggung jawab yang sama dalam mengelola Ma’had Putri. Kebersamaan seperti ini memang sangat berharga, terutama menjelang Ramadan, di mana kami perlu menyatukan semangat dan tujuan agar bisa memberikan yang terbaik bagi para mahasantri.

Ketika waktu semakin larut, kami masih menikmati suasana restoran yang nyaman ini. Kami mengabadikan momen ini dengan berfoto bersama, mengingat dekorasi restoran yang sangat Instagramable. Lampu-lampu gantung dengan cahaya keemasan menambah kesan mewah pada foto-foto kami. Ini menjadi kenangan yang indah, yang kelak bisa kami ingat sebagai salah satu malam penuh kebersamaan menjelang Ramadan.

Akhirnya, sekitar pukul 21.00, kami memutuskan untuk mengakhiri pertemuan ini. Malam itu bukan hanya tentang makanan lezat yang kami coba untuk pertama kalinya, tetapi juga tentang sebuah awal yang baik untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab yang lebih besar.

Catatan Perempuan
Surabaya | 27 Februari 2025

Comments